MORFOLOGI
Hakikat morfologi menurut Kridalaksana (1984) adalah bidang linguistik yang mempelajari morfem dan kombinasi-kombinasinya. Morfologi berasal dari kata bahasa inggris morfphology, yakni ilmu tentang morfem. Objek morfologi adalah hal-hal yang berhubungan dengan bentuk kata atau struktur kata dalam bahasa. Oleh karena itu, morfologi menjadi hal penting dalam proses pemetukan kata dan almorf-almorfnya terkait dengan bidang linguistik struktural.
Morfologi merupakan satu system dari suatu bahsa dalam arti luas, sehingga struktur kata yang senantiasa membentuk kalimat-kalimat tentu mengalami perubahan-perubahan sesuai dengan jenis kata atau makna kata yang dikehendaki oleh penutur atau penulisnya. Dengan demikian morfologi memiliki keleluasaan dalam proses pembentukan morfem, kata, dan kombinasi-kombinasinya baik pada kategori morfem bebas maupun terikat. Gambaran pernyataan diatas dapat diperhatikan beberapa contoh berikut:
a. Kata “ lari” termasuk jenis kata kerja. Sebagai kata kerja kata “lari” dapat berubah menjadi jenis kata lain seperti pada contoh dibawah ini:
· Lari : kata kerja
· Pelari: kata benda
Dengan demikian terlihat bahwa suatu golongan kata yang dapat ditransformasikan kegolongan kata lain. Hal ini dapat dibuktikan dengan analogi contoh-contoh kata lain yang dapat disubtitusikan secara transformatik pada contoh diatas.
b. Kata “lari” dapat diartikan dengan berbagai macam makna setelah mengalami perubahan bentuk, seperti deskripsi berikut;
· Lari : kata kerja aktif
· Dilarikan : kata kerja pasif
· Larikan : perintah untuk melarikan objek
· Pelari : orang yang berprofesi sebagai pelari
· Berlari-lari : melakukan berulang-ulang
· Melarikan : melakukan perkerjaan (melarikan) dengan alsan tertentu dan objek tetap.
· Larilah : kata bentuk perintah
Mengacu pada kedua contoh diatas dapat disimpulkan bahwa kata berpentingan terhadap perubahan golongan dari makna agar dapat menunujang fungsinya sebagi system bahasa dalam lingkup kalimat, klausa, frase, kata, dan sebagainya. Hali ini dilihat dari kata-kata tersebut, baik secara leksikal maupun gramatikal.
Konsep perubahan struktur kata secar gramatik ada kaitanya dengan golongan atau jenis kata serta makana suatu kata. Morfologi sebagai ilmu yang mengkaji masalah-masalah struktur kata tentu tidak terlepas hal tersebut. Oleh sebab itu, tepat sekali yang dikatakan Ramlan dalam bukunya morfologi bahwa morfologi disamping bidangnya yang utama menyelidiki seluk-beluk struktur kata,juga menyelidiki kemungkinan adanay perubahan golongan kata yang timbul sebagi akibat perubahyan struktur kata. Dengan demikian linguistik dan morfologi tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain karena keduanya memiliki kekuatan untuk saling menguatkan secara teori dan konsep.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar